Manusia adalah ciptaan Tuhan yang mulia






Orang bijaksana selalu bilang manusia adalah ciptaan yang paling mulia; karena mereka bijaksana dan pintar sehingga mengklaim diri sendiri ciptaan yang paling mulia; masa bilang diri sendiri tidak mulia. Kan hanya Master Wong saja yang mengklaim bahwa manusia, yang mana termasuk dirinya lebih jahat dari binatang. Lihat saja tuh wajahnya, apakah nampak kecerdasannya? Giginya aja cuma ada tiga.  Betul betul : )

Manusia dikatakan ciptaan Tuhan yang paling mulia karena dilengkapi dengan inteligensi, kita dapat berpikir. Kalau menurut saya sih, karena dapat berpikirlah maka manusia menjadi sangat jahat; saat manusia berhenti merasa maka dia akan meraung.

Binatang membunuh karena lapar dan ingin makan; saat kenyang mereka tidak berkehendak membunuh lagi. Manusia membunuh tidak peduli dia itu lapar ataupun sudah kenyang. Manusia membunuh karena tamak, mereka ingin lebih dan lebih. Mereka hidup bukan untuk hari ini, mereka memikirkan hari esok yang harus lebih baik dari hari ini. Jika hari ini mereka dapat satu, besok harus dapat dua, jadi harus ada lebih banyak korban  yang  perlu dimangsa.

Jika kau bertemu dengan anjing lapar dan membawanya kerumahmu, memberi dia makan, saat kenyang dia tidak akan menggigitmu lagi. Jika kau bertemu manusia lapar dan membawanya kerumahmu, kau memberinya makanan hingga kenyang, saat itulah dia mulai berpikir untuk membunuhmu.

Jadi karena pikirannya manusia menjadi lebih jahat dari binatang. Jika disuatu hari seseorang menyumpahimu dengan kata “anjing kau”, kau harus mengucapkan terima kasih karena kelihatannya anjing lebih mulia dari seorang manusia.

Manusia lebih baik bukan karena memiliki inteligensi, tetapi memiliki perasaan kasih. Karena kalau berbicara tentang inteligensi, manusia tidak pintar pintar banget sih. Kalau kucing terkena luka disuatu tempat, kucing tidak akan ketempat itu lagi ataupun menjadi extra hati hati saat melewati tempat itu. Kalau manusia, kita sering mengulangi kesalahan yang sama berkali kali. Manusia tahu sesuatu itu buruk tetapi masih juga melakukannya. Kalau berbicara tentang kasih dan kesetiaan, sepertinya sih anjing adalah binatang yang sangat mengasihi dan setia pada tuannya. Ayo manusia, milikilah cinta kasih jangan sampai dikalahkan oleh anjing. 

Perbuatan baik adalah kebajikan, orang bijak berbuat kebaikan






Orang bijaksana sering mengajarkan orang untuk berbuat baik. Katanya perbuatan baik adalah kebajikan tapi kenyataannya kebaikan terkadang sama saja dengan kebodohan. Karena kebaikan dan kebodohan itu tipis sekali  perbedaannya.

Misalkan orang mencurangi anda, karena anda orang yang baik, anda memaafkannya. Besoknya dia akan mencurangi anda lagi dan karena anda orang baik baik, maka anda memaafkannya lagi. Bulan depan dicurangi lagi, anda memaafkannya lagi, seterusnya dan seterusnya. Apakah anda termasuk baik atau bodoh?

Jika musuh anda; katakan anda tidak memusuhinya tetapi dia memusuhi anda; dia datang untuk membunuhmu, tetapi karena anda jagoan, dia dikalahkan, karena anda baik anda melepaskannya. Setahun kemudian, setelah dia berlatih tambah jago, dia akan datang untuk mencoba membunuhmu lagi; dan kalah lagi; sebagai orang baik anda melepaskannya lagi. Satu kali saja dia lebih jago darimu, maka tamatlah riwayatmu. Begitu juga dengan semua orang baik; maka lama lama orang baik akan mati semua dibunuh oleh orang jahat.

Dalam film ataupun komik kepahlawanan, sering kali diceritakan bahwa orang baik pada akhirnya akan mengalahkan orang jahat. Seperti cerita di film, jagoan selalu kalah dulu tetapi pada akhirnya jagoan berhasil menaklukkan sipenjahat. Ini adalah cara orang bijaksana membesarkan hati orang bijak sini, tetapi kenyataan tidak seindah film kepahlawanan. Banyak orang berani dan bersifat pahlawan, tetapi mereka mati terlalu pagi karena melakukan yang benar; sehingga muncullah banyak pahlawan kesiangan.

Orang baik tahu akan hal ini, tetapi mereka tetap saja berlaku baik, melepaskan kejahatan dan mempertinggi resiko mereka dibasmi oleh orang jahat, tidakkah tindakan kebaikan ini sama saja dengan kebodohan.

Ataukah memang ini adalah hukum alam, kejahatan akan mengalahkan  kebaikan. 

Dia itu konglomerat







Kita sering bilang orang super kaya itu konglomerat. Apa bisa seseorang menjadi konglomerat. Mana bisa orang jadi konglomerat. Orang bisa menjadi jutawan, millioner ataupun billioner, tetapi tidak mungkin bisa menjadi konglomerat.

Definisi dari konglomerat adalah sebuah group perusahaan yang terdiri dari beberapa perusahaan yang bergerak dibidang berlainan atau multi industry company. Meskipun sama sama kata benda, saya rasa orang adalah benda hidup; dan akan keberatan kalau disamakan sebagai perusahaan atau benda mati. Untung deh orang kayanya tidak marah, kalau orang kaya marah  bisa  berbahaya  loh.

Dia tidak mungkin menjadi konglomerat tapi dia dapat memiliki perusahaan konglomerat. Jadi orang kaya itu memiliki perusahaan konglomerasi adalah sebutan yang lebih cocok. Dia adalah konglomerat adalah sebutan yang tidak benar.

Karena kita membicarakan tentang uang dan kekayaan, saya jadi teringat dengan sebuah tulisan yang pernah saya baca, dan ingin berbagi dengan anda.
Saya pernah membaca buku The Trilogy of Personal Finance karya William Stanley; ini adalah sedikit kutipan yang saya ambil dari sana. (Jika anda ingin menjadi kaya, saya anjurkan bacalah buku itu).



Just Duit

Saat orang kaya bersikeras pada pendiriannya. Dia disebut konsisten. Saat orang miskin bersikeras pada pendiriannya. Dia disebut keras kepala.

Saat orang kaya berubah pikiran. Dia dikatakan fleksibel. Saat orang miskin berubah pikiran. Dia dikatakan plin plan.

Saat orang kaya berkerja lambat. Dia dibilang teliti. Saat orang miskin bekerja lambat. Dia disebut tidak produktif.

Saat orang kaya bekerja cepat. Dia dikatakan gesit. Saat orang miskin bekerja cepat. Di disebut asal asalan.

Saat orang kaya memutuskan dengan lambat. Dia dikatakan cermat. Saat orang miskin memutuskan dengan lambat. Dia dikatakan tak punya otak.

Saat orang kaya memutuskan dengan segera. Dia disebut pengambil keputusan. Saat orang miskin memutuskan dengan segera. Dia disebut ceroboh.

Saat orang kaya mengambil resiko. Dia disebut risk taker. Saat orang miskin mengambil resiko. Dia disebut trouble maker.

Saat orang kaya menghindari resiko. Dia dikatakan hati hati. Saat orang miskin menghindari resiko. Dia dikatakan pecundang.

Saat orang kaya curiga pada sesuatu. Dia dikatakan waspada. Saat orang miskin curiga pada sesuatu. Dia dikatakan negatif thinking.

Saat orang kaya bilang kemungkinan susah. Dia disebut antisipatif. Saat orang miskin bilang kemungkinan susah. Dia disebut pesimis.

Saat orang kaya bilang gampang sekali. Dia dibilang optimis. Saat orang miskin bilang gampang sekali. Dia dibilang pandang rendah.

Saat orang kaya beli barang murah. Dia dikatakan hemat. Saat orang miskin beli barang murah. Dia dikatakan pelit.

Saat orang kaya beli barang mewah. Dia dikatakan jaga harga diri. Saat orang miskin beli barang mewah. Dia dikatakan tidak tahu diri.



Kesimpulan:
Kalau yang tulis ini orang kaya,
Dia disebut humorist
Kalau yang tulis ini orang miskin,
Dia disebut provokator.

Menabung pangkal kaya







Masih ingat penyanyi, pencipta lagu dan bintang film legendaris Titiek Puspa? Dia pernah menulis sebuah lagu yang luar biasa yang berjudul menabung. Syairnya kira kira begini:
Bang bing bung yuk kita nabung. Tang ting tung yuk kita nabung. Bang bing bung hey jangan dihitung. Tiba tiba satu bulan kita dapat untung. Dari kecil kita sudah menabung, sudah dewasa kita beruntung. Dari kecil kita ada uang, setelah besar kita beli istana.

Kalau menurut saya sih menabung memang pangkal kaya, bukan penabungnya loh tetapi banknya jadi semakin kaya. Bayangkan saat menabung anda cuma diberi bunga 1% ataupu 2%, kalau saldo tabungan tidak banyak, setelah dikenakan biaya, bukannya dapat bunga, anda malahan harus bayar bank untuk uang yang anda titipkan pada bank.

Sedangkan bank sudah pasti tambah kaya; tanpa harus menggunakan uangnya bank mendapat keuntungan. Bank meminjamkan uang anda kepada nasabahnya dan mencharge mereka bunga yang tinggi, sebesar 12 persen hingga 40 persen untuk nasabah credit card. Berapa bunga yang diberikan untuk penabung? Jadi menabung sudah pasti membuat bank tambah kaya.

Katanya, jangan dihitung tiba tiba satu bulan dapat untung; mana untungnya? Kalau tidak dihitung, salah salah uang anda bisa melayang. Banyak bank sekarang yang cukup licik, mungkin bukan banknya, tetapi karyawan banknya. Mereka bisa bekerja sama dengan pihak luar untuk mengambil uang anda dengan bantuan teknologi, keterampilan dan akses mereka. Jadi janganlah tidak dihitung, periksalah laporan tabungan anda paling tidak sebulan sekali atau silap mata bisa hilang duitmu.

Semangat dan disiplin yang diajarkan lagu ini untuk anak anak sangat baik sekali; melatih anak anak untuk terbiasa menyimpan uang demi masa depan; tetapi alangkah baiknya jika menabung itu diubah menjadi berinvestasi. Tentunya sebelum berinvestasi, anak anak juga perlu diajarkan dasar dasar berinvestasi yang benar.   

Jadi lagunya mungkin harus di sesuaikan sedikit:
In an in yuk investasi. Ves vis ves yuk investasi. Si so si hey mari dihitung. Pastikan bulan depan kita dapat untung. Dari kecil kita mulai berinvestasi, sudah dewasa kita akan beruntung. Dari kecil kita ada uang, setelah besar kita beli istana.

Meskipun telah banyak uang, sebelum beli istana mohon dipertimbangkan sekali lagi; kebanyakan orang kaya baru miskin kembali karena beli istana yang terlalu besar. Istana besar perlu biaya pemeliharaan yang besar pula. Jika uang anda  tertanam di Istana, anda tidak dapat menggunakannya lagi untuk menghasilkan untuk anda.

Ingat kalau ingin kaya terus, haruslah membeli harta yang dapat menghasilkan; bukan harta yang merupakan liabilitas, janganlah membeli harta yang menyebabkan biaya.