Kalau darah lebih kental dari air sih memang tidak bisa
diperdebatkan, semua orang juga tahu dan semua juga pasti setuju. Tetapi arti pribahasa itulah yang perlu
diperdebatkan.
Saya selalu dicecar orang tua dengan
ajaran ini sejak
kecil. Papa dan mama saya selalu bilang,
darah lebih kental dari air, artinya hubungan persaudaraan
atau hubungan darah
itu sangat kental; sebagai saudara
harus saling sayang menyayangi dan saling melindungi. Kalau darah lebih kental
dari air saya tidak meragukan, tetapi kalau persaudaraan itu lebih baik saya
harus pikir pikir dulu.
Saya tidak bilang semua saudara itu tidak baik; tapi coba ingat ingat siapa yang paling banyak menyakiti kita;
biasanya sih orang orang dekat atau saudara
saudara kita sendiri. Tentu saja ada
saudara yang baik, tetapi banyak
sekali saudara yang jahanam, bahkan haram jadah. Heh... heh... heh...,
sorry yach terbawa emosi. : )
Saudara itu terkadang memang sialan; coba bayangkan jika anda
minta tolong diantarkan kesesuatu tempat; dia bilang malas ah, naik ojek saja sana. Tetapi kalau sama orang lain,
dia malah yang menawari untuk mengantar. Jika kau kasih dia sesuatu, dia bilang
biasalah kan kita saudara; tetapi kalau
orang lain yang melakukan kebaikan terhadapnya,
dia akan buru buru membalasnya, takut dibilang tidak tahu balas budi.
Kalau anda terkena musibah, dan perlu bantuan; anda pasti akan diceramahi dulu sebelum dibantu, kalau dibantu loh, biasanya sih tidak,
kecuali ada orang lain yang tahu; kan malu maluin sebagai saudara tidak mau membantu. Tetapi kalau orang lain terkena
masalah dan minta bantuan, pastilah dibantu
dengan senang hati, kalau tidak nanti apa kata dunia.
Kalau anda kerja sama dengan saudara sendiri, dia akan tidak segan segan ataupun berpikir pikir dulu untuk mencurangi anda; kalau curang kan
tidak digebuki, kan saudara sendiri. Kalau
kerja sama dengan orang lain,
harus lebih gentleman, kan malu maluin kalau curang, bisa bisa di laporkan kepolisi. Saudara itu kadang memang susah, kalau dia jahatpun, kau tidak bisa
menceritakannya keorang lain, kan malu maluin, darah daging yang sama, genetik yang sama pula. Idih!
Bener banget.kalau aku pinjam uang ama sodara blom pernah dapet tuh..tapi kalo sama org lain aku selalu dipercaya hingga nominal yg cukup lumayan besar...
BalasHapusKatanya sodara minjem duit ampe ngemis ngemis giliran ditagih diundur undur banyak alesan ujung ujungnya balikin ga sesuai nominal. Pepatah emang bener kalo kita miskin ga dianggep sodara coba kalo kita kaya ga kenal aja bilangnya sodara
BalasHapus