Orang kaya itu sombong









Kalau dibilang orang kaya itu sombong, kayaknya enggak deh. Orang kaya baru atau OKBlah yang sombong hingga mampus.

Dalam pekerjaan, saya memiliki kesempatan bertemu dengan beberapa orang super kaya, memiliki kerajaan bisnis konglomerasi. Mereka itu sangat ramah, suka membantu dan baik hati. Mereka sepertinya sudah mencapai  self actualisasi.

Dalam pekerjaan, saya juga sering bertemu dengan orang kaya baru (OKB). Nah! yang satu inilah yang sombongnya bukan main. Mereka tidak segan segan menghina anda, mengatai anda goblok, tidak punya IQ dan tidak memiliki EQ. OKB ini merasa dia sudah mencapai sesuatu yang luar biasa; dari nol bisa kaya kayak sekarang; itu adalah pencapaian yang sangat luar biasa untuk ukurannya; jadi mereka tidak merasa salah menjadi sombong.

Jadi jika anda bertemu dengan orang kaya yang sombong, anda sudah tahu dan harap maklum, dia baru saja kaya. Heh... heh... heh.... Rasanya jika suatu hari nanti, saya jadi orang kaya, untuk satu atau dua tahun permulaan, saya juga akan jadi orang sombong dulu. Harap maklum, semasa miskin tidak pernah dihormati dan cuma dihina terus terusan. Saya malah berjanji untuk jadi orang yang sombongnya menjijikan, biar anda muntah melihatnya. Jangankan melihat, hanya mendengar nama saya saja orang orang pada enek. Idih amit amit! ;  )

Jadi, yang sombong bukan orang kaya, malahan orang miskin mungkin lebih sombong. Orang miskin sombong karena ada alasan tersendiri. Biasanya sih untuk menutupi kekurangannya. Orang kaya itu percaya diri jadi tidak sombong. Orang miskin itu minder jadi sering menutupi kekurangannya dengan keangkuhan, biar orang tidak lihat boroknya.

Maaf yach yang merasa miskin! Tetapi asalkan anda membaca buku ini, anda pasti bukanlah orang miskin. Anda pasti sangat kaya. Pertama kaya akan wawasan, karena anda senang membaca. Kedua anda sebenarnya memang benar benar kaya, coba ambil pen, kertas dan kalkulator; hitunglah semua harta yang anda miliki; ditambah  dengan  diri  anda  sendiri.

Coba anda pikirkan dalam dalam, berapa satu bola mata anda, jika ada orang yang ingin membelinya dari anda; kalikanlah 2, karena anda punya dua bola mata. Berapa harga satu ginjal anda, dan anda ada dua. Berapa harga sepasang tangan dan kaki anda. Jumlahkan semua anggota dan organ tubuh anda, nilainya akan sangat menakjubkan. Belum lagi isi otak anda yang tak ternilai harganya.


Tapi tunggu, jangan langsung menjadi sombong dulu; untuk menjadi sombong, anda perlu convertkan potensi anda menjadi uang yang dapat dihitung secara material. Setelah jadi OKB, jangan lama lama sombongnya. Cepat cepatlah anda mencapai selfactualisasi, maka anda benar benar menjadi orang super kaya dan yang pasti, orang kaya yang tidak sombong. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar